3 Manfaat Memberikan Pinjaman Karyawan Bagi Perusahaan


Dewasa ini, perusahaan berlomba-lomba menyediakan reward untuk menarik calon karyawan, atau mengikat karyawan yang sudah bekerja dalam jangka waktu tertentu. Salah satu reward yang dapat disediakan oleh perusahaan adalah penyediaan pinjaman untuk karyawan. Perusahaan memahami bahwa karyawan bisa saja menghadapi situasi yang teramat mendesak, dan ia tidak memenuhi syarat mendapatkan pinjaman dari bank. Jikalau ia mampu melakukan pinjaman melalui bank, maka ia membutuhkan cuti/izin untuk mengajukan syarat administratif. Hal ini tentu memakan waktu dan tenaga karyawan yang bersangkutan.

Payroll Sofware Indonesia untuk Mengeloala Keuangan dan Karyawan Perusahaan | Gadjian

Sementara itu, sebagian perusahaan memiliki kemampuan keuangan yang cukup dalam memberikan pinjaman karyawan. Manajemen pun dapat menilai itikad baik dari karyawan tersebut untuk mengembalikan pinjaman dalam pekerjaannya sehari-hari.  

Namun begitu, sebelum memulai program pinjaman untuk karyawan, Anda sebagai pemilik usaha harus mengetahui manfaat pemberian kasbon karyawan, antara lain:

  • Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Karyawan memang memiliki beragam kebutuhan setiap harinya. Tidak bisa dipungkiri bahwa pada suatu waktu, keberadaan gaji dan tunjangan tidak mencukupi kebutuhannya. Entah itu karena ada kejadian tak terduga, atau hal-hal lainnya yang membutuhkan dana dalam tenggat waktu yang mendesak. Jika perusahaan dapat menunjukkan dukungannya terhadap kehidupan karyawan, maka mereka akan merasa terbantu dan ‘berhutang budi’ kepada perusahaan. Rasa terima kasih akan karyawan tunjukkan dalam pekerjaannya.

  • Memperbaiki Loyalitas Karyawan

Dengan adanya fasilitas seperti pinjaman, karyawan akan merasakan kemudahan yang ditawarkan oleh perusahaan. Hal ini bisa menjadi keunggulan perusahaan di mata karyawan. Sebaliknya, perusahaan secara tidak langsung dapat mengikat karyawan selama jangka waktu pinjaman tersebut masih berlangsung.

  • Biaya Pengelolaan Karyawan Lebih Efisien

Dikarenakan karyawan terikat dengan jangka waktu pembayaran pinjaman, maka ia tidak mudah “loncat” ke perusahaan lain. Rendahnya turnover karyawan dapat mengurangi beban personalia perusahaan, karena HR tidak harus menghadapi biaya rekrutmen yang melonjak di kuartal tertentu. Selain itu, jika karyawan lebih lama bertahan dalam suatu perusahaan, manajemen dapat merancang program-program peningkatan sumber daya manusia dengan lebih baik.

Selain tiga manfaat di atas, manajemen perlu melakukan riset mendalam sebelum melakukan eksekusi atas layanan pinjaman. Terdapat berbagai pertimbangan, terutama dalam hal cara menghitung pembayaran pinjaman. Jangan sampai Divisi HR justru merasa kerepotan saat harus melakukan penggajian karena beban pinjaman karyawan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Penggajian Membuatmu Lembur? 3 Tips Agar Pembayaran Gaji Lebih Efisien

Penetapan ketentuan pinjaman dan aturan pembayaran tersebut seharusnya didukung oleh penggunaan aplikasi penggajian seperti software payroll Gadjian. Divisi HR dapat menghitung kasbon karyawan secara online, sehingga perhitungan gaji karyawan bisa menjadi lebih mudah. Gadjian pun telah berkolaborasi dengan Mandiri Cash Management (MCM) dalam fitur MCM-Gadjian sehingga pembayaran gaji dapat dilakukan hanya dengan 1 kali klik.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Bagikan artikel ini:

sumber : gadjian.com

.
.



<noscript> </body> </html>