Apa yang Dimaksud dengan 3P (Pay for Position, Person, and Performance)?


Gaji merupakan salah satu motivasi utama seseorang bekerja pada perusahaan. Jika perusahaan Anda saat ini telah berhasil merancang paket kompensasi yang terbukti dapat membuat karyawan bertahan, selamat! Namun begitu, tak ada salahnya untuk menambah wawasan tentang perhitungan gaji karyawan. Nah, sudahkah Anda mengetahui konsep 3P: Pay for Position, Person, and Performance?

3P merupakan suatu pendekatan yang berfungsi sebagai bahan pertimbangan dalam penggajian karyawan. Ketiganya memiliki perbedaan yang signifikan dalam menilai kelayakan karyawan untuk menerima gaji yang besar atau mendapatkan kenaikan gaji. Di bawah ini Gadjian rangkum perbedaan di antara Pay for Position, Pay for Person, dan Pay for Performance.

Payroll Sofware Indonesia untuk Mengeloala Keuangan dan Karyawan Perusahaan | Gadjian

Pay for Position

Tak peduli seperti apa keahlian yang dimiliki oleh karyawan, gaji yang diterima karyawan adalah berdasarkan posisi atau jabatan yang ia emban. Pay for Position juga bisa berarti bahwa standar gaji ditetapkan berdasarkan pendidikan, pengalaman, dan senioritas.

Pay for Position memiliki dua kemungkinan. Pertama, vertikal yaitu gaji seorang karyawan akan semakin besar ketika jabatannya semakin tinggi. Kedua, horizontal yaitu dengan jabatan yang sama, posisi tertentu akan mendapatkan gaji yang lebih besar karena job value suatu divisi yang lebih tinggi daripada divisi lainnya. Misalnya gaji manajer pemasaran yang lebih besar daripada manajer keuangan.

Pay for Person

Pada kategori ini, gaji berhubungan erat dengan kedalaman skill, kemampuan/keahlian, dan kompetensi seorang karyawan. Semakin unik keahliannya –dan semakin besar tanggung jawab pribadi tersebut untuk perusahaan- semakin tinggi pula gaji yang ia dapatkan. Apalagi jika memang karyawan ini terkenal cekatan, kreatif, dan memiliki kualitas-kualitas seorang karyawan yang cemerlang.

Tantangan dari penerapan Pay for Person adalah sistem evaluasi kompetensi karyawan harus benar-benar objektif dan dapat dipertanggung-jawabkan. Jika mekanismenya tidak dapat menghasilkan penilaian yang rigid, maka akan sulit menentukan cara menghitung gaji karyawan.

Pay for Performance

Secara umum, Divisi Pemasaran pada perusahaan Anda mungkin sudah menerapkan Pay for Performance dengan pemberian bonus. Setelah karyawan mencapai atau melampaui target, ia berhak untuk mendapatkan reward tertentu. Seharusnya, cara pandang yang sama terhadap produktivitas dapat diterapkan pada berbagai lini, namun tentu membutuhkan mekanisme penilaian yang riil. Artinya, setiap divisi idealnya memiliki key performance indicators dan target kerja yang jelas dan terukur. Ukuran inilah yang akan menentukan besaran kompensasi yang diterima.

Baca Juga: 5 Faktor yang Menentukan Besar-Kecilnya Gaji Karyawan

Pemerintah Indonesia telah mewajibkan setiap perusahaan menetapkan struktur dan skala upah, yang didefinisikan sebagai nominal upah dari yang terkecil sampai dengan terbesar untuk setiap golongan jabatan. Dengan adanya salary range, pemerintah berharap dapat mengurangi kesenjangan antara upah terendah dan tertinggi, serta menjamin kepastian upah yang didapatkan oleh setiap karyawan. Berdasarkan pendekatan 3P di atas, menentukan struktur upah lebih dekat dengan Pay for Position. Bagaimana dengan penetapan struktur dan skala upah di perusahaan Anda?

Kalau Anda sebagai HR masih mencari cara terbaik untuk menghitung dan mengelola gaji karyawan, maka waktunya Anda beralih ke aplikasi penggajian. Gadjian merupakan aplikasi HRD yang dapat memantau pola kerja dan membantu Anda melakukan perhitungan gaji karyawan, dari mulai tunjangan tetap maupun tunjangan tidak tetap. Gadjian adalah HRIS terlengkap yang dapat menghitungkan iuran BPJS hingga PPh 21. Tak perlu lembur lagi menjelang gajian, kan ada Gadjian.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Bagikan artikel ini:

sumber : gadjian.com

.
.



<noscript> </body> </html>