Dengan Formula Pengupahan, UMP 2018 Diprediksi Hanya Naik 8%


Desas-desus mengenai kenaikan Upah Minimum Provinsi tahun 2018 mendatang masih berlanjut. Setelah DKI Jakarta yang memutuskan baru akan membahas kenaikan UMP 2018 pasca pelantikan Gubernur baru, ada isu kembali yang beredar jika UMP di tahun depan nantinya akan hanya mengalami kenaikan sekitar 8% saja.

Seperti dikutip dari Kontan.co.id, prediksi kenaikan UMP 8% ini bisa saja menjadi kenyataan jika pemerintah masih tetap akan menggunakan formula pengitungan upah sesuai dengan Peraturan Pemerintah atau PP No. 78 tahun 2015. Di mana penghitungan upah didasarkan pada asumsi inflasi, asumsi pertumbuhan ekonomi dan kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Jika masih menggunakan formula pengupahan tersebut, maka beginilah asumsi penghitungan kenaikan upah di 2018.

Dengan asumsi inflasi di tahun 2017 ini sekitar 3% dan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai angka 5,17 persen hingga akhir tahun, maka artinya kenaikan UMP 2018 di prediksi hanya sekitar 8,17% dari tahun 2017 ini. Angka ini bisa dibilang tak terlalu jauh dari angka perhitungan kenaikan UMP yang digunakan pemerintah DKI Jakarta pada 2016-2017 lalu.

Sebagai contoh perhitungan, bila UMP di provinsi DKI Jakarta pada tahun ini adalah sebesar 3,35 juta rupiah maka artinya di tahun 2018 nanti UMP di ibukota negara ini hanya akan mencapai angka 3,62 juta rupiah saja.

Prediksi perhitungan ini jauh dari tuntutan buruh yang mencapai angka 650 ribu rupiah.

Perlu Anda ketahui, jika memang nantinya kenaikan UMP di 2018 sesuai dengan prediksi maka angka ini jauh dari tuntutan para buruh. Seperti dikutip dari Liputan6.com, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPi sendiri meminta pemerintah terutama di ibukota Jakarta untuk menaikkan UMP 2018 di angka 650 ribu rupiah.

Menurut presiden KSPI, Said Iqbal, tuntutan ini dinilai sesuai dengan kampanye buruh se-Asia Pasific yang telah menyepakati bahwa kenaikan upah di tahun 2018 nanti harus sebesar 50 dollar Amerika. Said Iqbal juga mengungkap tuntutan kenaikan UMP 2018 ini diharap mampu menyeragamkan penghasilan buruh di ibukota dengan di kota industri penyokong seperti Karawang dan Bekasi.

Untuk mendapatkan haknya, KSPI sendiri dikabarkan bakal melakukan diskusi insentif dengan Dewan Pengupahan dan juga pemerintah terutama untuk wilayah DKI Jakarta yang mana gubernur dan wakil gubernurnya baru. KSPI melalui Said Iqbal dikabarkan akan menagih janji kontrak politik kepada gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih mengenai kenaikan upah sebelum penetapan UMP 2018 diterbitkan final pada akhir tahun ini.

Sumber data :

  1. nasional.kontan.co.id
  2. bisnis.liputan6.com

Sumber gambar :

  1. nasional.tempo.co

sumber : blog.talenta.co

Tags:

.
.



<noscript> </body> </html>