Kapan Waktu yang Tepat untuk Berinvestasi?


Calon investor pemula biasanya merasa bingung memilih instrumen investasi. Ada banyak pilihan produk investasi yang bisa menjadi pilihan untuk penempatan uang yang didapat dari hasil kerja. Ada produk investasi berisiko tinggi dengan imbal hasil yang besar, ada pula produk yang menawarkan keuntungan yang stabil.

Selain pilihan instrumen yang beragam, pikiran dan hati investor pemula juga masih diliputi kegalauan. Mereka terus bertanya: “Kapan sebaiknya memulai investasi?” Pertanyaan ini begitu penting karena Anda tidak ingin kehilangan untung karena menaruh uang di saat yang salah. Berikut beberapa pertimbangan sebelum memulai investasi seperti disarikan dari berbagai sumber.

Investasi sedini mungkin

Perencana Keuangan Aidil Akbar menyarankan Anda untuk berinvestasi sedini mungkin. Menurut pendapat Aidil yang dikutip dari situs Detik, seseorang yang punya penghasilan pertama seharusnya sudah bisa mulai merencanakan untuk memasukkan uangnya dalam instrumen investasi. Penghasilan di sini bukan berarti gaji pertama sebagai karyawan. Penghasilan pertama seseorang bisa saja didapat dari honor rutin ketika menjadi asisten dosen di kampus atau hasil bisnis online kecil-kecilan.

Investasi setelah kondisi keuangan sehat

Aidil menambahkan catatan untuk para investor pemula agar melakukan investasi awal dengan terburu-buru. Sebelum berinvestasi, pastikan kondisi keuangan dalam keadaan sehat. Salah satu indikasi kondisi keuangan yang sehat antara lain memiliki dana taktis dan dana darurat untuk tiga bulan ke depan.

Jadi, ketika seseorang mendapat penghasilan rutin pertama, hal yang harus dilakukan yaitu memenuhi kewajiban tagihan dan kebutuhan hidup, kemudian menabung untuk dana darurat. Menurut Perencana Keuangan Mada Aryanugraha seperti dikutip dari Detik, karyawan baru yang memiliki penghasilan terbatas bisa mulai menyisihkan 10 persen dari gaji bulanan untuk menabung. Setelah uang tabungan mencapai mencapai tiga kali penghasilan bulanan, baru mulai investasi.

sumber : qerja.com

.
.



<noscript> </body> </html>