Menghitung PPh 21 Gaji Harian


Sebagian perusahaan di Indonesia memiliki kebijakan pembayaran gaji harian, dan jika perusahaan Anda merupakan salah satunya, mungkin Anda mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan pajak penghasilan Pasal 21 untuk karyawan gaji harian. Berikut Gadjian berikan contoh perhitungan PPh 21 karyawan tetap dengan gaji harian.

Hitung PPh 21 Karyawan Tanpa Repot | Gadjian

Andry bekerja sebagai pegawai tetap dan mendapatkan gaji harian sebesar Rp 500.000. Andry berstatus menikah dan memiliki tiga orang anak. Perusahaan tempatnya bekerja mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (premi sebesar 1%) dan Jaminan Kematian (premi sebesar 0,3%). Perusahaannya juga membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 3,7%; Andry pun membayar iuran pensiun sebesar Rp 25.000 dan Jaminan Hari Tua sebesar 2% dari gaji. Besarnya PPh 21 harian yang terutang sebesar Rp 2.476. Maka dari itu, PPh 21 dihitung dengan cara di bawah ini.

Cara Menghitung PPh 21 Gaji Harian

Penghasilan Sebulan  (26 x Rp 500.000) = Rp 13.000.000
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja = Rp 130.000
Premi Jaminan Kematian = Rp 39.000
Penghasilan Bruto = Rp 13.169.000

Pengurangan:

1. Biaya Jabatan = 5% x Rp13.169.000
    (maksimum dikenakan Rp 500.000)
2. luran Pensiun = Rp 25.000
3. luran Jaminan Hari Tua = Rp 260.000

Total Pengurang = Rp 785.000

Penghasilan Neto Sebulan = Penghasilan Bruto – Total Pengurang
                                            = Rp 13.169.000 – Rp 785.000
                                            = Rp 12.384.000
Penghasilan Neto Setahun (12 x Rp 12.384.000) = Rp 148.608.000

PTKP Setahun (K/3)

WP pribadi = Rp 54.000.000
Tambahan karena menikah = Rp 4.500.000
Tambahan tiga orang tanggungan = Rp 13.500.000
PTKP Setahun = Rp 72.000.000

Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto Setahun – PTKP Setahun
                                        = Rp 148.608.000 – Rp 72.000.000
                                        = Rp 76.608.000

PPh 21 Terutang Setahun

5% x Rp 50.000.000 = Rp 2.500.000
15% x Rp 26.608.000 = Rp 3.991.200
PPh 21 Setahun = Rp 6.491.200
PPh 21 Sebulan Rp 6.491.200 : 12 = Rp 540.933

Baca Juga: Ringkasan Perhitungan PPh 21 Karyawan Tidak Tetap Lepas Harian atau Borongan

Jika Anda sebagai HR ingin pemotongan pajak atas penghasilan semakin mudah dan praktis, gunakan payroll software Gadjian. Tak hanya bisa mengeluarkan slip gaji online, Gadjian bisa melakukan pembetulan PPh 21 jika peraturan pajak berubah. Pastikan karyawan Anda memenuhi tanggung jawabnya sebagai wajib pajak PPh Pasal 21, dan pekerjaan Anda menjadi lebih mudah dengan menggunakan aplikasi HRD Gadjian.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Bagikan artikel ini:

sumber : gadjian.com

.
.



<noscript> </body> </html>