Penipuan Lowongan Kerja Makin Marak, Begini Cara Menghindarinya


Kejahatan memang tidak memandang tempat dan waktu sehingga kita harus senantiasa waspada. Bahkan saat ini tidak sedikit pelamar kerja yang ali-alih mendapatkan pekerjaan, malah menjadi korban penipuan dengan modus rekrutmen pekerjaan.

Ketidaktahuan dan rasa keinginan kandidat untuk segera mendapatkan pekerjaan  menjadi sasaran empuk bagi para penipu ini. Lalu, bagaimana caranya agar Anda bisa terhindar dari penipuan lowongan kerja seperti ini?

Modus Penipuan Lowongan Kerja

penipuan lowongan kerja

Dalam menjalankan aksinya, ada beberapa modus yang dilakukan oleh para penipu untuk menjebak korbannya. Modus kejahatan ini umumnya berkaitan dengan adanya jumlah uang yang harus dibayar oleh kandidat dalam menjalani proses rekrutmen. Biasanya ada beberapa modus yang dilakukan dalam penipuan jenis ini.

Modus  pertama yang banyak terjadi adalah kandidat akan diminta untuk menyetor uang ke agen perjalanan untuk biaya akomodasi dan perjalanan. Dalam modus ini, kandidat akan mendapatkan email untuk proses interview di lokasi yang sangat jauh dari domisili peserta. Lokasi yang banyak dipilih adalah wilayah Bali, sehingga harus melakukan perjalanan dengan udara.

Kandidat wajib melakukan transfer kepada agen perjalanan tersebut dan akan dijanjikan uang pengganti ketika proses rekrutmen selesai. Tetapi, setelah melakukan transfer, biasanya pihak rekruter akan menghilang tanpa memberi kabar apapun.

Modus kedua yang sering terjadi adalah adanya biaya proses rekrutmen pada saat interview. Modus ini bisa sangat terlihat karena langsung dilakukan di tempat pelaku sendiri.

Dalam modus ini, kandidat akan mendapatkan notifikasi berupa sms atau email untuk proses interview di alamat yang sudah ditentukan. Setelah kandidat datang dan menjalani interview, pihak rekruter akan meminta sejumlah dana agar bisa lolos ke tahap rekrutmen selanjutnya.

Beberapa penipuan bahkan meminta kandidat untuk melakukan pembayaran untuk pendaftaran dan juga nomor antrian. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menjanjikan akan memberikan bonus jika bisa membawa kandidat baru untuk melakukan interview.

Modus ketiga yang cukup banyak terjadi adalah dengan membuka lowongan kerja palsu melalui website atau job portal. Modus ini sebenarnya lebih ditujukan untuk mencari kandidat baru untuk dijadikan korban.

Para penipu ini biasanya akan menginformasikan pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi. Selain itu, Anda juga dijanjikan akan langsung bekerja dalam waktu singkat.

Mereka akan melakukan job posting mengatasnamakan perusahaan-perusahaan besar dari dalam negeri dan luar negeri. Sehingga para pencari kerja tertarik untuk melamar dan memberikan data diri mereka secara sukarela.

Baca Juga : Tujuh Kesalahan Umum Saat Mencari Kerja Online

Ciri-Ciri Penipuan Lowongan Kerja

penipuan lowongan kerja

Untuk menghidari tindakan kejahatan ini, sebenarnya ada beberapa ciri yang bisa kita lihat dari penipuan tersebut.

  • Adanya Pungutan Atau Biaya Yang Tidak Jelas

Bila Anda mendapati sebuah perusahaan mewajibkan Anda untuk membayar untuk sebuah tahap rekrutmen, maka sudah dipastikan itu adalah penipuan. Jangan terlalu percaya dengan ancaman dan ucapan perusahaan semacam ini karena jelas-jelas mereka akan merugikan Anda.

Dalam sebuah proses rekrutmen, seluruh biaya yang timbul merupakan beban dari perusahaan. Tidak seharusnya perusahaan membebankan biaya tersebut kepada kandidat.

  • Identitas Perusahaan Tidak Jelas

Bila mendapatkan sebuah undangan interview atau tes kerja, pastikan identitas perusahaan bisa mudah diketahui. Mulai dari alamat, nomor kontak hingga alamat email.

Cobalah untuk memeriksanya melalui internet atau social media sebelum Anda mendatangi tempat interview. Bila tidak jelas, kemungkinan Anda sedang mendapat undangan penipuan.

  • Menggunakan Domain Web Gratis

Ciri ini merupakan sebuah ciri yang bisa kita lihat melalui alamat email yang mereka gunakan. Para penipu biasanya akan menggunakan domain dan email gratis untuk menghubungi korbannya.

  • Tawaran Terlalu Menggiurkan

Tawaran dari perusahaan penipu biasanya sangat menggiurkan dengan iming-iming gaji besar untuk sebuah posisi. Agar Anda tidak terjebak, cobalah untuk membandingkan gaji untuk sebuah posisi di perusahaan. Gunakan halaman Gaji di qerja.com untuk membandingkan gaji dengan mudah.

  • Deskripsi Pekerjaan Tidak Jelas

Selain menawarkan gaji yang besar, perusahaan penipu juga tidak menjelaskan dengan detail pekerjaan yang akan Anda lakukan. Anda hanya akan diminta datang  interview untuk sebuah posisi pekerjaan yang tidak jelas.

  • Terburu-buru Memutuskan Suatu Hal

Kebiasaan yang sering muncul adalah perekrut biasanya akan membuat Anda terburu-buru memutuskan suatu hal. Mereka akan berusaha mendesak Anda agar mau mengikuti permintaan mereka dengan berbagai alasan seperti sudah ada kandidat lain, kemungkinan ditolak lebih besar dan sebagainya.

sumber : qerja.com

.
.



<noscript> </body> </html>