Tag: Dasar-dasar Ilmu HRD

Mengapa Wajib Lapor Tenaga Kerja (WLTK) Wajib Dilakukan oleh Perusahaan?   

Selain mengurus segala perizinan, ada hal yang tak kalah penting untuk dipenuhi sebelum mendirikan perusahaan, yakni Wajib Lapor Tenaga Kerja (WLTK). Sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia, perusahaan Anda bisa dikenai sanksi jika lalai atau sengaja tidak melapor WLTK. Dalam Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang No 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan disebutkan

Cara Mudah Melakukan Perhitungan PPh 21 THR dan Bonus

Tunjangan Hari Raya (THR) dan bonus akhir tahun merupakan dua jenis pendapatan non-upah yang menjadi hak karyawan. Bedanya, THR diberikan menjelang Hari Raya Keagamaan untuk semua karyawan yang sudah memenuhi masa kerja 1 bulan secara terus menerus, sedangkan bonus merupakan penghargaan perusahaan yang diberikan atas dasar kinerja atau prestasi karyawan, misalnya marketing yang berhasil menembus

6 Hal yang Wajib HR Ketahui Seputar THR (Tunjangan Hari Raya)

Momen Hari Raya Keagamaan selalu ditunggu oleh karyawan. Selain karena adanya hari libur dan cuti bersama, Tunjangan Hari Raya juga merupakan pendapatan tambahan yang dinanti setiap tahunnya. Dengan THR, para karyawan lebih leluasa dalam mempersiapkan hari rayanya; dan juga bisa memenuhi kebutuhan lainnya yang mungkin tidak ter-cover oleh gaji bulanan. Dengan demikian, Sahabat Gadjian yang

Apakah Perusahaan Wajib Memberikan Tunjangan Transportasi Karyawan?

Perjalanan karyawan dari tempat tinggalnya ke lokasi kerja dan sebaliknya pasti memakan waktu dan biaya, baik itu menggunakan fasilitas kendaraan pribadi, maupun kendaraan umum. Sebagian perusahaan memberikan tunjangan transportasi yang jumlahnya sudah tetap setiap bulannya. Sebagian lagi, memberikan uang transport atau uang bensin yang dihitung per hari. Akan tetapi, ada pula perusahaan yang sama sekali

Apakah THR Tetap Diberikan Kepada Karyawan yang Mendapat Surat Peringatan (SP)?

Apakah saat ini di perusahaan Anda terdapat karyawan yang mendapat Surat Peringatan (SP) dari perusahaan karena melanggar aturan perusahaan? Apakah mereka juga berhak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan menjelang Idul Fitri nanti? Sebelumnya, perlu diketahui lebih dulu tentang Pasal 161 UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 yang mengatur tentang pemutusan hubungan kerja, sebagai berikut:

Bagaimana Aturan THR Karyawan Baru?

Baru-baru ini, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengeluarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2018. Surat ini mengingatkan kembali mengenai aturan THR yang mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016. Berdasarkan Permenaker 6/2016 tersebut, karyawan yang telah bekerja selama minimal 1 (satu) bulan secara terus-menerus,

Bagaimana Cara Menghitung THR Karyawan yang Sesuai dengan Peraturan Pemerintah?

Di Indonesia, Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) lazim diberikan sebelum Hari Raya Idulfitri. Selain mengikuti mayoritas karyawan yang beragama Islam, hal ini untuk memudahkan pekerjaan HR atau pemilik usaha. THR Lebaran ini wajib diberikan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Jika pengusaha terlambat membayarkan THR, akan ada denda dan sanksi administratif yang menanti.

Faktanya, Pengusaha Wajib Bayar THR Karyawan H-7 Hari Raya

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menegaskan, perusahaan wajib bayar THR karyawan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Dalam hal ini, Idulfitri diambil sebagai hari raya yang resmi karena mayoritas perusahaan di Indonesia memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) pada saat Idulfitri, apapun agama karyawannya. Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pembayaran

Bagaimana Aturan THR Bagi Karyawan yang Cuti Melahirkan?

Saat memasuki bulan Ramadan, banyak perusahaan yang mulai sibuk menyiapkan dan menghitung Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan mengingat Lebaran sudah dekat, atau kurang dari sebulan. Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6 Tahun 2016 tentang THR, perusahaan wajib membayar THR maksimal H-7 dari Hari Raya. Namun, pemerintah mengimbau perusahaan agar membayarkan THR lebih awal atau setidaknya
<noscript> </body> </html>